SUARANUSRA.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Lombok Timur menggelar acara buka puasa bersama dan bedah buku karya cendekiawan Muslim Nurcholish Madjid berjudul Islam dan Peradaban.
Kegiatan ini diinisiasi oleh tiga komisariat, yakni Komisariat Syariah, Komisariat Dakwah, dan Komisariat Tarbiyah, sebagai upaya memperkuat ukhuwah islamiyah dan memperdalam wawasan keislaman kader.
Acara yang berlangsung di Kelurahan Majidi ini dihadiri puluhan kader HMI, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim sekitar. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi intelektual melalui diskusi pemikiran Nurcholish Madjid tentang peran Islam dalam membangun peradaban yang humanis dan berkeadilan.
Islam Sebagai Doktrin Pembebasan
Dalam sambutannya, Ketua Bidang Pembinaan Anggota Organisasi (PAO) PB HMI, Iman, menekankan bahwa Islam mengajarkan pembebasan manusia dari segala bentuk penghambaan selain kepada Allah.
"Doktrin keislaman adalah doktrin pembiasaan manusia dari penghambaan kepada selain Allah. Dengan memahami Islam secara komprehensif, kita diajak untuk membangun peradaban berbasis tauhid, keadilan, dan kemanusiaan," ujarnya.
Ketua Komisariat Tarbiyah HMI MPO Cabang Lombok Timur, Yogi, menyatakan bahwa Ramadan menjadi momentum tepat untuk mempererat kebersamaan kader sekaligus menguatkan tradisi keilmuan di lingkungan HMI.
"Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperdalam pemahaman intelektual kader. Bedah buku Cak Nur dipilih karena relevansinya dengan visi HMI dalam membangun peradaban umat," jelas Yogi.
Santunan Anak Yatim dan Apresiasi dari Pimpinan Cabang
Selain diskusi, acara ini juga dirangkaikan dengan santunan untuk anak yatim di Kelurahan Majidi. Ketua Umum HMI MPO Cabang Lombok Timur memberikan apresiasi atas inisiatif tiga komisariat tersebut.
"Kegiatan ini membuktikan bahwa HMI tidak hanya fokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga turut memberikan manfaat sosial bagi masyarakat," ucapnya.
Relevansi Pemikiran Nurcholish Madjid untuk Generasi Muda
Bedah buku Islam dan Peradaban menjadi highlight acara, dengan diskusi yang mengulas pemikiran Cak Nur tentang Islam sebagai agama yang membawa misi peradaban universal. Peserta seperti Ahyar menyatakan bahwa pemikiran Nurcholish Madjid masih relevan bagi generasi muda Muslim dalam merespons tantangan zaman.
"Buku ini mengingatkan kita bahwa Islam adalah agama peradaban yang inklusif dan humanis, bukan hanya untuk Muslim, tapi seluruh umat manusia," tambah Qodril, salah satu peserta.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kader HMI dan masyarakat untuk terus menggali khazanah keislaman sekaligus mengaktualisasikannya dalam kehidupan sosial. (SN/01)
Comments