![]() |
Terlihat korban bunuh diri saat disemayamkan di rumah duka (foto/istimewa) |
SUARANUSRA.COM - Seorang warga Dusun Gubuk Baret, Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri pada Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.
Korban yang beridentitas Omi Satriandi (28) ditemukan tergantung di kamar rumahnya menggunakan tali nilon yang terikat pada kayu utama plafon kamar.
Dijelaskan Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman Kronologi kejadian bermula ketika Sumaini (59) ibu korban, pulang ke rumah dan menemukan anaknya dalam keadaan tergantung.
"Sumaini yang panik segera memanggil Hensy Suryani (43) bibik korban, yang rumahnya bersebelahan. Warga sekitar yang melihat Sumaini berlari sambil menangis turut berdatangan ke rumah korban dan bersama-sama menurunkan korban dari gantungan. Namun, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dan tidak sempat dibawa ke puskesmas," katanya. Kamis (20/03/2025)
Masih kata dia, mendapat informasi tentang hal itu, personil Sat Reskrim dan tim INAFIS Polres Lombok Timur segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Setelah melakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi, dengan alasan menerima kematian korban sebagai takdir dari Allah SWT," bebernya.
Lebih jauh kata dia, berdasarkan keterangan saksi, Hensy Suryani, belakangan ini korban sering mengeluh karena uangnya yang dipinjam seseorang belum dikembalikan.
"Masalah ini diduga menjadi salah satu faktor yang memicu korban mengambil tindakan tragis tersebut," ucapnya.
Tindakan yang dilakukan oleh kepolisian meliputi pengamanan TKP, olah TKP, interogasi saksi-saksi, pembuatan laporan, serta surat pernyataan penolakan autopsi dari keluarga korban. Seluruh proses berjalan dengan tertib dan lancar.
Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental diri sendiri dan orang-orang terdekat, serta segera mencari bantuan profesional jika mengalami tekanan atau masalah yang berat. (SN/01)
Comments